“Misi penting menulis adalah ketika bahasa dapat melakukan sesuatu dan dapat ditempatkan sebagai sesuatu,” Carlos Fuentes. Penyikapan terhadap berbagai macam masalah dan kondisi realitas kehidupan sosial tidaklah melulu melalui proses yang mudah dalam penyelesaiannya, tanpa membangun tradisi kerja-kerja menulis. Dalam sejarah penyelesaian berbagai macam persoalan terhadap realitas sosial–orang bijak selalu…
-
-
Puasa dan Kesadaran Ekologi
Pada saat ramadan umat Islam dianjurkan untuk berpuasa dari sebelum terbitnya fajar hingga terbenamnya fajar. Ramadan diyakini sebagai bulan yang penuh dengan spirit ketakwaan. Umat Islam pada saat ramadan berlomba-lomba untuk memupuk amal shalih: Tadarus Al-qur’an, memperbanyak ibadah dan banyak memberikan sedeqah. Dimensi lain bulan ini adalah berbagai tradisi yang…
-
Ritus Ramadan di Pondok Kebinekaan Universitas Muhammadiyah Manado
Persis sekitar tiga tahun yang lalu. Di salah satu kampus Muhammadiyah di Manado, terdapat satu bangunan rumah panggung kosong tepat berada di samping Masjid kampus tersebut. Rumah panggung ini dijadikan tempat bermukim para dosen, staf muda, yang juga diikuti anak muda dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Tempat yang menjadi cerita…
-
Merawat Warisan Buya Syafii: Inspirator Kemanusiaan dan Cendekiawan Bersahaja
Inspirator kemanusiaan dan cendekiawan bersahaja, dua kata yang tepat menurut saya untuk menggambarkan sosok Ahmad Syafi’i Maarif atau biasa dikenal dengan sapaan “Buya Syafii”. Kepergian Buya Syafi’i, salah satu tokoh nasional menjadi duka yang mendalam dan kehilangan sosok guru bangsa bagi Indonesia. Ditengah grasak-grusuk polemik bangsa yang tiada ujung, pemikiran yang telah…
-
Globalisasi: Yang Surut dari Percakapan Kita
Pada awalnya, baik secara teoritis maupun secara ideologis, globalisasi bukanlah satu gejala pada watak sejarah yang hadir secara linier, tanpa ada proses perubahan cara pandang (world view), terhadap mekanisme dan sistem ekonomis yang berwatak eksploitatif dan secara politik berwatak hegemonik dalam mendominasi proses perubahan kehidupan sosial masyarakat Dunia. Seperti apa…
-
Wajah Demokrasi Indonesia: Sebuah Refleksi
Setelah dua puluh tahun lebih reformasi bergulir, sesudah berbagai upaya langkah mendemokratisasikan kelahiran bentuk-bentuk institusi dan perubahan prosedur ekonomi-politik dilakukan. Pemerintah silih berganti, pemilu berjalan bebas dan berulang (meski belum menjamin common welfare-nya), desentralisasi dan otonomisasi dalam Pilkada langsung (sebagai ruang perpanjangan tangan kelompok elit lokal). Agaknya, kita masih menemukan demokrasi…
-
Mempercakapkan Kembali Kapitalisme
Mempercakapkan kembali kapitalisme memang tidaklah cukup dengan waktu yang singkat. Sebabnya, sejarah kapitalisme seturut usia perdebatan yang mutakhir berkembang hingga saat ini. Dewasa ini, ada begitu banyak rujukan yang bisa kita jadikan referensi dalam membaca kapitalisme. Yanis Varoufakis (Perdana Menteri keuangan Yunani) dalam bukunya “Talking to My Daughter Brief History…
-
Puasa Digital
Digitalisasi merupakan kenyataan hidup manusia hari-hari ini. Digitalisasi bertalian erat dengan keseluruhan hajat hidup manusia yang telah dikepung oleh budaya layar (screen culture), termasuk ruang keberagamaan. Hal inilah yang dikatakan oleh Fransisco Budi Hardiman, bahwa “kehidupan manusia di era digital telah menjadikannya budak bagi mesin-mesin”. Di sini kita bisa melihat…
-
Natal, IMM dan Pesan Toleransi Otentik
Momentum Natal pada 25 Desember senantiasa dirayakan dengan sukacita oleh umat Kristiani. Di banyak tempat, nuansa Natal sedemikian terasa kala memasuki bulan terakhir pada Kalender Gregorian itu. Pohon Natal menghiasi sudut kota dan rumah-rumah warga, musik khas Natal di putar di pusat-pusat perbelanjaan hingga angkutan umum serta beragam ekspresi maupun…
-
Penghentian Jalsah Salanah: Pelanggaran Konstitusi dan Sikap IMM Sulawesi Utara
Saat ini kehidupan beragama sedang dicederai oleh sikap intoleransi dan diskriminasi yang dilakukan oleh negara maupun segelintir masyarakat. Kebijakan pemerintah yang diskriminatif terhadap Ahmadiyah membuat pemerintah melanggar hak kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB). Adapun kebijakan tersebut menjadi pegangan kuat bagi sekelompok masyarakat untuk melakukan persekusi dan diskriminasi terhadap Jemaat Ahmadiyah.…


