Dalam kehidupan beragama di Indonesia, kelompok Ahmadiyah sering kali menjadi sorotan dan menghadapi perlakuan intoleransi dan stigma negatif dari sebagian masyarakat. Persepsi yang sering berkembang cenderung melihat Ahmadiyah dengan kecurigaan, prasangka dan penolakan, bahkan disertai diskriminasi dan kekerasan. Stigma ini biasanya muncul karena ketidakpahaman terhadap ajaran dan praktik keagamaan yang…
PK IMM Fathul Asrar IAIN Manado Gelar Kelas Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan, Ditutup dengan Refleksi Satu Abad Ahmadiyah
Pimpinan Komisariat IMM Fathul Asrar IAIN Manado telah melaksanakan kegiatan kelas Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB). Kelas ini merupakan salah satu program dari bidang Riset Pengembangan dan Keilmuan (RPK) Komisariat IMM Fathul Asrar. Kelas Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai hak asasi manusia dan keberagaman di Indonesia.…
Pembredelan Bedah Buku oleh MUI Manado dan Ancaman bagi Kota Toleransi
Dalam hasil rilis Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 yang diterbitkan oleh SETARA Institut Kota Manado masuk dalam 10 besar IKT di Indonesia dengan skor 5,912. Posisi pertama ditempati oleh Salatiga dengan skor akhir 6,544. Sejak beberapa tahun terakhir Manado memang tidak pernah keluar dari posisi 10 IKT Indonesia. Tahun 2021…
Pernyataan Sikap DPD IMM Sulut dan MI ASM atas Pembatalan Bedah Buku “Menyingkap Tabir Kebenaran Ahmadiyah”
Pada hari Senin 2 Juni 2025 Rumah Moderasi Beragama IAIN Manado bekerja sama dengan Jaringan Gusdurian Manado dan Koalisi KBB Sulut akan menyelenggarakan diskusi bedah buku “Menyingkap Tabir Kebenaran Ahmadiyah” yang akan dilaksanakan di Kampus IAIN Manado. Diskusi ini mendapat reaksi dari MUI Kota Manado dan MUI Sulawesi Utara, yang mengeluarkan…
Mental Konstruk Konservatif dan Persoalan Diskriminasi pada Ahmadiyah
Awal tahun 2022 di Indonesia diwarnai dengan pertunjukan intoleransi. Belum surut kasus pembongkaran sesajen di gunung Semeru, muncul lagi ucapan yang menyulut kebencian dari politisi Arteria Dahlan. Arteria mempersoalkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbahasa Sunda saat memimpin rapat. Meski Arteria sudah memberikan klarifikasi dan meminta maaf, namun masalah ini…
Sikap Negara atas Intoleransi yang Dialami Ahmadiyah
Intoleransi terhadap warga Ahmadiyah di Sintang belum berakhir. Tekanan ini bukan hanya hanya berhenti pada penyegelan masjid dan penghentian aktivitas keagamaan warga Ahmadiyah. Tapi puncaknya adalah penyerangan masjid milik Ahmadiyah yang terjadi pada 3 September 2021. Tindakan bengis itu dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai Aliansi Umat Islam Sintang.. …
Membangun Dialog Antaragama: Ahmadiyah Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV
Vatikan, Minggu, 18 Mei 2025 – Jamaah Muslim Ahmadiyah melalui perwakilannya, Maulana Ataul Wasih Tariq selaku Mubaligh Nasional Ahmadiyah Italia, turut menghadiri prosesi pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan. Acara ini menjadi momen penting yang mempertemukan para tokoh agama dan pemimpin negara dari seluruh dunia dalam semangat persatuan dan perdamaian.…
Kekerasan Terhadap Ahmadiyah: Dari Fatwa hingga Structure Violence
Kekerasan terhadap jemaat Ahmadiyah di Indonesia, tidak ada ujungnya. Pada bulan Mei tahun 2021 di Kampung Nyalindung, desa Ngamplang, kabupaten Garut, Jawa Barat pemerintah setempat melakukan intimidasi terhadap pembangunan masjid jemaat Ahmadiyah. Persoalan ini berawal dari surat edaran pelarangan aktivitas penganut jemaat Ahmadiyah Indonesia dan penghentian kegiatan pembangunan tempat ibadah…
Melampaui Prasangka: Upaya Menilai Ahmadiyah Secara Utuh
Di detik-detik peringatan kemerdekaan yang ke-76 tahun. Negara ini justru disambut dengan pelanggaran dan pemasungan kemerdekaan dan kebebasan beragama. Insiden ini dialami oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di kelurahan Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Menurut penelusuran Setara Institute pada tanggal 14 Agustus 2021, telah terjadi penyegelan masjid Ahmadiyah di…
Penghentian Jalsah Salanah: Pelanggaran Konstitusi dan Sikap IMM Sulawesi Utara
Saat ini kehidupan beragama sedang dicederai oleh sikap intoleransi dan diskriminasi yang dilakukan oleh negara maupun segelintir masyarakat. Kebijakan pemerintah yang diskriminatif terhadap Ahmadiyah membuat pemerintah melanggar hak kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB). Adapun kebijakan tersebut menjadi pegangan kuat bagi sekelompok masyarakat untuk melakukan persekusi dan diskriminasi terhadap Jemaat Ahmadiyah.…



